cara merawat kukang

                                                                            Kukang

Kukang merupakan hewan yang terancam punah, kita tidak disarankan untuk membeli atau menjual kukang , namun apabila ada yang sudah mempunyai kukang ini ada sedikit tips untuk merawat kukang :

1. Kukang merupakan hewan nocturnal (aktif di malam hari) maka dari itu biarkan mereka tidur di siang hari dan jangan mengajak nya bermain. ajaklah mereka bermain pada malam hari saat mereka sudah bangun dari tidurnya.

2. Kukang menyukai hal - hal yang manis seperti madu,susu,teh manis, air putih yang dicampur gula, dia tidak begitu suka meminum air putih yang tidak di campur oleh gula.

3. Makanan kukang adalah buah - buahan (pisang, pepaya, apel, kurma bahkan es krim pun mereka suka) mereka juga suka serangga seperti ulet hongkong dan jangkrik.

4. Jangan lupa memandikan mereka apabila mereka sudah terlihat kotor, gunakan lah sampo yang tidak pedih di mata karena mata kukang sangat sensitif.

5. Kebersihan kandang harus terjamin, karena kandang yang kotor dapat menimbulkan penyakit terhadap kukang.

6. Kandang kukang harus diberi kayu/ batang karena dia sangat suka memanjat.

7. Waspada terhadap semut, semut akan datang karena minuman yang manis dan apabila semut tidak dibersihkan akan membuat takut kukang dan juga membuat nya strees.

sumber : https://www.facebook.com/PeCintaHewanJinak/posts/410364722338578

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Cara Merawat Burung Hantu


BURUNG HANTU
Burung hantu merupakan binatang nokturnal yang terkenal dengan sosoknya yang misterius dan terkadang menyeramkan. Pada umumnya, burung hantu ini berbulu burik kecokelatan atau abu-abu dengan bercak-bercak hitam dan putih. Di luar negeri, hewan ini dianggap sebagai simbol kebijaksanaan.
 Sementara di Indonesia, burung hantu ini dianggap sebagai pembawa petanda maut. Walaupun begitu, burung yang dikenal matanya yang besar dan menghadap ke kanan ini cukup banyak dipelihara orang.
 Bagi Anda yang memiliki hewan peliharaan burung hantu, rawatlah dengan benar dan jangan sampai membuat si burung merasa stres.

 Berikut cara tepat merawat burung hantu:

1.     Memberi makan secukupnya
Jika burung hantu yang Anda miliki berjenis celepuk, maka perawatannya akan lebih mudah. Anda bisa memberikan 10 ekor jangkrik dewasa di pagi hari dan malam hari. Jika jangkrik yang Anda dapat masih kecil, maka maka bisa memberikannya 15 ekor. Selain jangkrik, burung hantu juga bisa diberi makan ikan kecil atau anak ikan mas dan burung pipit. Jangan pernah memberikannya daging ayam atau lele.
2.    Jangan menyimpannya dalam udara panas
Salah satu hewan yang cukup menyeramkan ini tidak menyukai tempat yang panas. Jika Anda menyimpannya di tempat panas atau mengeluarkannya pada siang hari, maka akan cukup berbahaya. Untuk itu, masukkan si burung ke dalam rumah saat jam 11.00 – 16.00. memelihara burung hantu
3.    Jangan menyimpannya di tempat dingin
Selain panas, burung hantu juga tidak menyukai tempat yang bersuhu dingin. Untuk itu, saat maghrib Anda perlu membawanya masuk ke dalam rumah. Jangan menaruhnya di luar jika suhu udara dingin karena si burung hantu bisa mati.
4.    Selalu menyapanya
Ajaklah selalu burung hantu Anda berbicara agar tak merasa kesepian. Jika merasa kesepian, maka si burung hantu bisa stres sehingga tidak mau makan. Untuk itu, sering-seringlah mengajak ngobrol si burung atau sekadar tegur sapa kepadanya.
5.    Menyimpannya di tempat gelap
Pada malam hari, si burung hantu harus disimpan dalam tempat yang gelap. Ketahuilah bahwa burung hantu pada umumnya tidak menyukai cahaya terang di malam hari. Untuk itu, Anda perlu mematikan lampu di mana burung hantu itu diletakkan.
6.    Bersikap tenang di hadapannya
Jangan sekali-kali Anda menunjukkan sikap panik atau kaget di hadapannya karena bisa membuatnya jadi ikutan panik. Misalnya saat jari Anda digigit olehnya, jangan panik. Biarkan saja karena si burung akan melepaskannya sendiri. Jika burung hantu panik, maka bisa membuatnya stres sehingga tidak mau makan.
7.    Mengenalnya lebih dekat
Luangkanlah waktu Anda untuk bisa berkenalan lebih dekat dengan si burung hantu. Tujuannya adalah agar si burung hantu ingat pada Anda dan dekat secara batin dan emosional. Jika sudah merasa nyaman, maka si burung hantu tidak akan takut lagi pada Anda dan tidak menggigit lagi. Agar lebih dekat dengannya, Anda bisa mengelus-elus bagian atas kepala si burung hantu.

sumber :
http://ciricara.com/2013/02/21/ciricara-cara-tepat-merawat-burung-hantu/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

hewan-hewan nokturnal


Hewan nokturnal adalah hewan/binatang yang melakukan aktifitaz pada malam hari dan sebaliknya pada siang hari hewan/binatang² ini tidur or beristirahat.. perilaku nokturnal yang dilakukan oleh hewan² tsb mempunyai tujuan² tersendiri diantaranya untuk menghindari pemangsa yang siap menyantap mereka.. dan sebahagian ada yang beradaptasi karena cuaca pada siang hari yang panas..

Adapun contoh binatang nokturnaL :

1. Binturong/Binturung

    
Binturong / Binturung dalam bahasa latin disebut Arctictis binturong adalah sejenis musang  bertubuh besar. Musang yang mirip Beruang dan mulai diminati sebagai hewan peliharaan ini memiliki beberapa keunikan. Ekor Binturung dapat berfungsi sebagai kaki kelima guna berpegangan pada dahan. Dan pada Binturong betina memiliki organ khas berupa (maaf) penis palsu (pseudo-penis)
   
Dalam beberapa daerah binatang ini disebut sebagai Binturong, Binturung, Menturung atau Menturun. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Binturong, Malay Civet Cat, Asian Bearcat, Palawan Bearcat, atau secara ringkas Bearcat. Disebut  Bearcat mungkin dikarenakan karnivora berbulu hitam lebat ini bertampang mirip beruang yang berekor panjang, serta berkumis lebat dan panjang seperti kucing. Sedangkan di China binatang ini disebut Xiong-Li.

Binturung (Arctictis binturong) tersebar mulai dari Bangladesh, Bhutan, Brunei Darussalam, Kamboja, Cina, India, Indonesia (Jawa bagian barat, Kalimantan, Sumatera), Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Filipina (provinsi Palawan), Thailand, dan Vietnam. Di Indonesia binatang ini termasuk hewan yang dilindungi.

Ciri-ciri dan Tingkah Laku Binturong. 
    
Binturung memiliki tubuh yang berukuran besar dan ekor yang besar dan panjang. Panjang tubuh Binturong antara 60 – 95 cm, sedangkan panjang ekornya antara 50 – 90 cm. Beratnya binatang sejenis Musang ini sekitar 6 – 14 kg, bahkan bisa mencapai 20 kg.

Binturong berambut panjang dan kasar yang berwarna hitam seluruhnya atau kecoklatan, dengan taburan uban keputih-putihan atau kemerahan. Pada masing-masing ujung telinga terdapat seberkas rambut yang memanjang. Ekor Binturung berambut lebat dan panjang, terutama di bagian mendekati pangkal, sehingga terkesan gemuk. Ekor ini dapat digunakan untuk berpegangan pada dahan sebagai ‘kaki kelima’. Yang unik, Binturung betina memiliki pseudo-penis alias penis palsu, suatu organ khas yang langka ditemui pada makhluk lainnya.

Binturung sebagaimana umumnya musang, merupakan binatang nokturnal yang aktif di malam hari. Walaupun lebih sering berada di atas pepohonan (arboreal) Binturong juga turun ke tanah (terestrial). Kadang-kadang ada juga yang bangun dan aktif di siang hari.
    
Sebagai bangsa karnivora, Binturung (Arctictis binturong) memakan telur, hewan-hewan kecil semacam burung dan hewan pengerat. Namun Binturung juga memakan buah-buahan dan dedaunan.
 
2. landak




Landak atau dalam bahasa inggris biasa disebut porcupine adalah sejenis mamalia yang unik.. keunikannya terdapat pada bulu²nya yang keras yang menutupi bagian atas tubuhnya yang juga berfungsi sebagai alat pertahanan dari serangan binatang pemangsa.. di indonesia sendiri terdapat setidaknya 4 jenis landak wkwkwk itupun yang saya tau diantaranya.. Malayan Porcupine (Hystrix brachyura), Sunda Porcupine (Hystrix javanica), Sumatran Porcupine (Hystrix sumatrae), dan Bornean Porcupine (Thecurus crassispinis).



3. Tarsius 


Tarsius (diantaranya Tarsius tarsier dan Tarsius pumilus) adalah binatang unik dan langka. Primata kecil ini sering disebut sebagai monyet terkecil di dunia, meskipun satwa ini bukan monyet. Sedikitnya terdapat 9 jenis Tarsius yang ada di dunia. 2 jenis berada di Filipina sedangkan sisanya, 7 jenis terdapat di Sulawesi Indonesia. Yang paling dikenal adalah dua jenis yang terdapat di Indonesia yaitu Tarsius tarsier (Binatang Hantu / Kera Hantu) dan Tarsius pumilus (tarsius kerdil, krabuku kecil atau Pygmy tarsier). Semua jenis tarsius termasuk dalam kategori binatang langka dan dilindungi di Indonesia.



Nama Tarsius diambil berdasarkan ciri fisik tubuh mereka yang istimewa, yaitu tulang tarsal yang memanjang, yang membentuk pergelangan kaki mereka sehingga mereka dapat melompat sejauh 3 meter (hampir 10 kaki) dari satu pohon ke pohon lainnya. Tarsius juga memiliki ekor panjang yang tidak berbulu, kecuali pada bagian ujungnya. Setiap tangan dan kaki hewan ini memiliki lima jari yang panjang. Jari-jari ini memiliki kuku, kecuali jari kedua dan ketiga yang memiliki cakar.

Tarsius memang layak disebut sebagai primata mungil karena hanya memiliki panjang sekitar 10-15 cm dengan berat sekitar 80 gram. Bahkan Tarsius pumilus atau Pygmy tersier yang merupakan jenis tarsius terkecil hanya memiliki panjang tubuh antara 93-98 milimeter dan berat 57 gram. Panjang ekornya antara 197-205 milimeter.



Sebagai makhluk nokturnal, tarsius hanya beraktifitas pada sore hingga malam hari sedangkan siang hari lebih banyak dihabiskan untuk tidur. Oleh sebab itu Tarsius berburu pada malam hari. Mangsa mereka yang paling utama adalah serangga seperti kecoa, jangkrik. Namun terkadang satwa yang dilindungi di Indonesia ini juga memangsa reptil kecil, burung, dan kelelawar.

Habitatnya adalah di hutan-hutan Sulawesi Utara hingga Sulawesi Selatan, juga di pulau-pulau sekitar Sulawesi seperti Suwu, Selayar, Siau, Sangihe dan Peleng. Di Taman Nasional Bantimurung dan Hutan lindung Tangkoko di Bitung, Sulawesi Utara. Di sini wisatawan secara mudah dan teratur bisa menikmati satwa unik di dunia itu. Tarsius juga dapat ditemukan di Filipina (Pulau Bohol). Di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, Tarsius lebih dikenal oleh masyarakat setempat dengan sebutan “balao cengke” atau “tikus jongkok” jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia.
   
Tarsius menghabiskan sebagian besar hidupnya di atas pohon. Hewan ini menandai pohon daerah teritori mereka dengan urine. Tarsius berpindah tempat dengan cara melompat dari pohon ke pohon dengan lompatan hingga sejauh 3 meter. Hewan ini bahkan tidur dan melahirkan dengan terus bergantung pada batang pohon. Tarsius tidak dapat berjalan di atas tanah, mereka melompat ketika berada di tanah.
   
Populasi satwa langka tarsius, primata terkecil di dunia yang hidup di hutan-hutan Sulawesi diperkirakan tersisa 1.800. Ini menurun drastis jika dibandingkan 10 tahun terakhir dimana jumlah satwa yang bernama latin Tarsius spectrum ini, masih berkisar 3.500 ekor. Bahkan untuk Tarsius pumilus, diduga amat langka karena jarang sekali diketemukan lagi.

Kelangkaan di picu karena banyaknya perusakan hutan yang di lakukan oleh manusia² yang tidak bertanggung jawab yang hanya mencari keuntungan semata tanpa menjaga ekosistem yang ada dan hal itu setidaknya menjadi tugas para aparat pemerintah untuk mulai menyelamatkan kehidupan makhluk-makhluk yang mulai punah dengan menertibkan penebangan liar dan memberi hukuman yang setimpal kepada pelaku dengan hukuman yang berat sehingga penerus mereka tidak melakukan perbuatan tercela dan anak cucu kita nantinya masih dapat melihat keajaiban² kecil dari hutan kita..

Sumber : sebarin-formasi.blogspot.com/2011/10/apa-itu-hewan-nocturnal.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

HEWAN NOKTURNAL


HEWAN NOKTURNAL
Apa hewan nokturnal itu?
            Hewan nokturnal adalah hewan atau binatang yang melakukan aktifitas pada malam hari dan sebaliknya pada siang hari hewan atau binatang-binatang ini tidur  atau beristirahat. perilaku nokturnal yang dilakukan oleh hewan-hewam tersebut  mempunyai tujuan-tujuan tersendiri diantaranya untuk menghindari pemangsa yang siap menyantap mereka dan sebahagian ada yang beradaptasi karena cuaca pada siang hari yang panas.

Bagaimana hewan nokturnal bisa melihat pada saat gelap?
          Hewan nokturnal seperti halnya kucing mempunyai penglihatan yang baik pada saat gelap namun tidak semuanya mempunyai penglihatan yang baik ada juga yang penglihatannya buruk tapi mempunyai pendengaran dan penciuman yang kuat untuk membantu bertahan hidup dalam gelap.

Fakta-fakta tentang hewan nokturnal:
1.     Hamster membuat liang dan bersembunyi pada siang hari untuk melindungi diri dari musuh-musuhnya
2.    Macan tutul salju memanfaatkan salju untuk menyamarkan diri saat berburu mangsa.
3.    Aye Aye tidur di sarang pada siang hari untuk memberikan perlindungan dari predator.
4.    Burung hantu mampu berburu dengan mudah pada malam hari karena memiliki penglihatan yang tajam.
5.    Keanekaragaman spesies semut pada kondisi nokturnal lebih tinggi dibandingkan spesies lainnya
6.    di kebun binatang hewan nokturnal ditempatkan pada kandang khusus kedap cahaya untuk mengalihkan siklus tidur mereka agar tetap aktif selama waktu berkunjung.
7.    tarsius hanya memiliki 9 jenis di dunia. 2 jenis di Filipina dan 7 jenis lainnya di Sulawesi Indonesia
8.  kucing lebih aktif pada malam hari

Contoh hewan-hewan nokturnal :
- Kucing
- Serigala
- Sigung
- Jaguar
- Tupai
- Lemur
- Luak
- Rakun
- Kunang-kunang
- Tarantula
- Kelelawar
- Tikus
- Kalajengking
- Landak
- Ular python
- Hamster
- Aye-aye
- Kiwi
- Koala
- Tarsius
- Wombat
- Burung hantu
- Kecoa
- Rubah
- Jangkrik
- Cerpelai
- Trenggiling
- Kanguru
- Semut


sumber: http://www.amazine.co/22166/apa-itu-hewan-nokturnal-fakta-info-tentang-binatang-malam/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS