Cara Merawat Burung Hantu
BURUNG
HANTU
Burung hantu
merupakan binatang nokturnal yang terkenal dengan sosoknya yang misterius dan
terkadang menyeramkan. Pada umumnya, burung hantu ini berbulu burik kecokelatan
atau abu-abu dengan bercak-bercak hitam dan putih. Di luar negeri, hewan ini
dianggap sebagai simbol kebijaksanaan.
Sementara di Indonesia, burung hantu ini
dianggap sebagai pembawa petanda maut. Walaupun begitu, burung yang dikenal
matanya yang besar dan menghadap ke kanan ini cukup banyak dipelihara orang.
Bagi Anda yang memiliki hewan peliharaan
burung hantu, rawatlah dengan benar dan jangan sampai membuat si burung merasa
stres.
Berikut cara tepat merawat burung hantu:
1. Memberi makan
secukupnya
Jika burung hantu yang Anda miliki
berjenis celepuk, maka perawatannya akan lebih mudah. Anda bisa memberikan 10
ekor jangkrik dewasa di pagi hari dan malam hari. Jika jangkrik yang Anda dapat
masih kecil, maka maka bisa memberikannya 15 ekor. Selain jangkrik, burung
hantu juga bisa diberi makan ikan kecil atau anak ikan mas dan burung pipit.
Jangan pernah memberikannya daging ayam atau lele.
2. Jangan menyimpannya
dalam udara panas
Salah satu hewan yang cukup menyeramkan
ini tidak menyukai tempat yang panas. Jika Anda menyimpannya di tempat panas atau
mengeluarkannya pada siang hari, maka akan cukup berbahaya. Untuk itu, masukkan
si burung ke dalam rumah saat jam 11.00 – 16.00. memelihara burung hantu
3. Jangan menyimpannya
di tempat dingin
Selain panas, burung hantu juga tidak
menyukai tempat yang bersuhu dingin. Untuk itu, saat maghrib Anda perlu
membawanya masuk ke dalam rumah. Jangan menaruhnya di luar jika suhu udara
dingin karena si burung hantu bisa mati.
4. Selalu menyapanya
Ajaklah selalu burung hantu Anda
berbicara agar tak merasa kesepian. Jika merasa kesepian, maka si burung hantu
bisa stres sehingga tidak mau makan. Untuk itu, sering-seringlah mengajak
ngobrol si burung atau sekadar tegur sapa kepadanya.
5. Menyimpannya di
tempat gelap
Pada malam hari, si burung hantu harus
disimpan dalam tempat yang gelap. Ketahuilah bahwa burung hantu pada umumnya
tidak menyukai cahaya terang di malam hari. Untuk itu, Anda perlu mematikan
lampu di mana burung hantu itu diletakkan.
6. Bersikap tenang di
hadapannya
Jangan sekali-kali Anda menunjukkan
sikap panik atau kaget di hadapannya karena bisa membuatnya jadi ikutan panik.
Misalnya saat jari Anda digigit olehnya, jangan panik. Biarkan saja karena si
burung akan melepaskannya sendiri. Jika burung hantu panik, maka bisa
membuatnya stres sehingga tidak mau makan.
7. Mengenalnya lebih
dekat
Luangkanlah waktu Anda untuk bisa
berkenalan lebih dekat dengan si burung hantu. Tujuannya adalah agar si burung
hantu ingat pada Anda dan dekat secara batin dan emosional. Jika sudah merasa
nyaman, maka si burung hantu tidak akan takut lagi pada Anda dan tidak
menggigit lagi. Agar lebih dekat dengannya, Anda bisa mengelus-elus bagian atas
kepala si burung hantu.
sumber :http://ciricara.com/2013/02/21/ciricara-cara-tepat-merawat-burung-hantu/
sumber :http://ciricara.com/2013/02/21/ciricara-cara-tepat-merawat-burung-hantu/







0 Response to "Cara Merawat Burung Hantu"
Posting Komentar